menjaga kebersihan dapur di musim hujan
Image by Karolina Grabowska from Pixabay
albabbarrosa – Masakan yang sehat berawal dari dapur yang bersih, bener kan? Neh, mengingat sekarang sudah tiba waktunya musim hujan, ada baiknya bagi kalian semua yang suka masak, atau membuat apapun di dapur untuk memperhatikan dan menjaga kebersihan dapur ya.
 
Karena apa? Karena di musim hujan suhu ruangan cenderung menjadi lebih lembab, ruangan seperti itu menjadi tempat favorit bagi koloni nyamuk. Nyamuk juga semakin cepat berkembang biak karena tempat yang mendukung.
 
Dapur merupakan ruangan yang cenderung lemab karena banyaknya bahan-bahan dan perabotan yang bertumpuk. Selain itu, bahan makanan dan sayuran yang sudah tidak layak pakai dan masih disimpan di dapur juga mempengaruhi habitat nyamuk semakin berkembang biak.
 
Hal tersebut, selain mengganggu aktivitas kamu di dapur juga  membuat masakan kamu menjadi incaran bagi para nyamuk dan lalat. Mengingat nyamuk dan lalat sering membawa sesuatu yang tidak sehat, ada baiknya kamu selalu menjaga kebersihan dapur agar tidak menjadi sarang nyamuk dan lalat. Berikut Sikecil share tips menjaga kebersihan dapur di musim hujan.

Selalu Bersihkan Sehabis Masak

Beberapa orang menjaga kebersihan dapur dengan merapikan dan membersihkan beberapa hari sekali. Namun ketika masuk musim hujan, intensitas membersihkan dapur harus kamu tingkatkan. Supaya kamu tidak merasa capek karena selalu menjaga kebersihan dapur, jalan yang terbaik adalah dengan selalu membersohkan area dapur, seperti meja, kompor, lantai dapur, dan perabotan lainnya setelah kamu menyelesaikan aktivitas memasak kamu.
 
Kebiasaan kecil seperti itu akan berdampak baik bagi dapur kamu. Selain itu juga kamu tidak merasa capek.karena sudah membiasakan membersihkan area dapur setelah memasak makanan. Dengan dapur yang selalu bersih tentu nyamuk dan lalat tidak betah berkoloni ditempat ruang seperti itu, jadi kamu punya banyak peluang untuk terbebas dari nyamuk dan lalat di dapur.

Gunakan First In First Out

Kebutuhan dapur seringkali membuat uang harian kita terasa cepat habis bukan. Dan salah satu untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menyetok bahan makanan dan minuman. Namun, malah justru dengan menyetock seperti itu, kadang kita tidak tahu mana yang harus digunakan terlebih dahulu mana yang tidak. Untuk itulah ada yang namanya prinsip first in first out.
 
First in first out adalah, bahan atau stock yang pertama dimasukkan di kulkas atau yang pertama disimpan maka itulah yang pertama digunakan. Untuk itu agar kamu tidak lupa mana yang pertama distock, kamu bisa memberikan tanggal atau catatan waktu kapan barang tersebut dimasukkan di kulkas atau disimpan di dapur. Dengan begitu, stock bahan makanan kamu tidak ada yang membusuk karena tidak dipakai-pakai.

Jaga Kebersihan saluran Air

Genangan air menjadi tempat favorit koloni nyamuk dan serangga lainnya. Mungkin kamu akan berpikir kalau dapur kamu tidak ada hbungannya dengan genangan air, karena kamu pasti akan berpikir kalau genangan air hanay ada di kamar mandi saja. Tapi menurut saya hal tersebut tidak benar. Beberapa dapur menggunakan sistem cuci di ruangan dapur atau yang biasa dikenal dengan washbak. Nah, bagi kamu yang dapurnya terdapat washbak ada baiknya untuk memperhatikan saluran air washbak tersebut. Jangan-jangan terdapat kebocoran air dibawah washbak, yang notabenya berada dipojokan ruangan sehingga sulit diamati dengan sekejap saja.

Jangan Terlalu Lama Menyimpan Sampah

Kemalasan selanjutnya yang sering kali kita abaikan adalah terlalu lama menumpuk sampah di dapur. Mungkin kalian berpikir kalau sampahnya masih sedikit, oleh sebab itulah kamu menunggu sampah sampai penuh baru membuangnya ke tempat sampah. Kebiasaan tersebut sangat tidak baik,apalagi di  musim hujan seperti ini. sampah yang terlalu lama menumpuk menjadi rumah bagi lalat dan nyamuk nakal.
 
Membuang sampah setiap sore hari atau setiap pagi hari sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan dapur kamu. Apalagi kebanyakan sampah tersebut merupakan sayuran dan sisa bahan makanan yang bisa menimbulkan bau busuk karena bakteri-bakteri yang ada pada sisa sayuran yang membusuk. Di musam hujan seperti ini bakteri pada sayuran yang membusuj cepat sekali berkembang dan berubah menjadi ulat-ulat kecil yang membuat kamu geli melihatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *