Penulisan kata Depan

Apa itu kata depan? Kata depan atau preposisi adalah kata yang berfungi untuk merangkaikan atau menghubungkan kata-kata atau kalimat dan biasanya diikuti dengan nomina atau pronomina. kata depan antara lain : di, ke, dari, pada.

Kesalahan penulisan kata depan kerap kali dialami oleh beberapa orang pengguna bahasa. Meski kesalahan penulisan kata depan tidak begitu mempengaruhi pergeseran makan sebuah kata. Tetap saja hal tersebut tidak sesuai dengan kaidah yang ada. Tentu sebagai pengguna bahasa yang baik kita harus mematuhi kaidah penulisan bahasa.

Untuk itu perlu adanya sosialisasi, karena nampaknya pembelajaran yang ada tidak selalu memberikan 100% pengetahuan. Bagi kalian yang masih bingung dengan kaidah penulisan kata depan. berikut albabbarrosa rangkumkan beberapa kaidah penulisan kata depan yang sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan.

Penulisan Kata Depan “di”

Kata “di” yang diikuti dengan kata yang menerangkan tempat, atau diikuti kata benda, maka penulisannya dipisah. Contoh :

  • Ia berada di rumah sejak kemarin
  • Aku di sana sedangkan sedangkan kamu di sini
  • Di suatu hari tanpa sengaja kita bertemu
  • Di buku itu kutuliskan sajak indah
  • Di kantin depan kelasku di sana kenal dirimu
  • Aku bergetar di hadapan raja agung sejagad

Kata “di” diikuti dengan kata kerja, atau kata lain yang bukan kata benda, maka penulisannya disambung. Contoh :

  • 2 kucing itu dipisah sejak kecil
  • Hp dani disita karena ketahuan main game saat proses kbm
  • Ini pesan apa koran sih kok dibaca doang
  • namaku ditulis di buku tentang orang yang paling berjasa
  • Film itu sudah ditonton jutaan kali di bioskop
  • rumah itu disegel oleh bank karena tidak bisa membayar hutang

Kata depan “di” jika diikuti dengan kata kerja yang bukan dari bahasa indonesia, atau kata yang disingkat, maka penulisannya dipisah dengan tanda (-). Contoh :

  • Agar performanya bagus, Komputermu perlu di-upgrade
  • Reihan di-DO karena tidak selesai meski sudah semester 14
  • Sebelum dicabut, flashdisknya harus di-eject dulu
  • pak ahmad baru saja di-PHK dari perusahaan rokok
  • Berkali-kali aku menelpon dia, tapi panggilanku selalu di-reject

Penulisan Kata Depan “ke”

Kata depan “ke” mempunyai fungsi yang hampir sama dengan kata depan “di”. Begitu juga kaidah penulisan kata tersebut hampir sama.

Kata depan “ke” yang diikuti dengan kata benda, atau kata yang menerangkan sebuah tempat, maka penulisannya dipisah. Contoh :

  • Pada hari minggu kuturut ayah ke kota
  • kakekku pergi ke tengah hutan untuk berburu
  • Andi pergi ke sebuah tempat yang terlarang
  • Udah ah, aku mau pergi ke rumah pacar dulu

Kata depan “di” jika diikuti dengan kata kerja, kata sifat, dan kata lain yang bukan kata benda, maka penulisannya disambung.Contoh :

  • Masalah tersebut akhirnya berkahir dengan jalan kekeluargaan
  • Kekhawatiranku terhadap kamu tidak bisa diatasi
  • Kepada sang merah putih hormat gerak
  • Maafkan aku atas ketidak tahuanku

Penulisan Kata Depan “dari”

kata “dari” penulisannya dipisah jika diikuti dengan kata benda atau kata yang menunjukkan sebuah tempat. Contoh :

  • Dari buku itu aku belajar tentang puisi dan syair
  • Dari kejauhan tampak seorang berbaju putih berjalan sempoyongan
  • Cintu itu dari hati turun ke mata
  • Kalau dari mata turun ke hati namanya suka
  • Puisi ini dari aku yang tersakiti oleh kenangan

Pada beberapa kata terntentu, penulisan kata “dari” disambung.Contoh :

  • Daripada diam di situ, mending ke sini gabung
  • darimanakah datangnya cinta?

Penulisan Kata Depan “pada”

Penggunaan kata “pada” berbeda dengan kata “di”. Kata “pada” biasanya diikuti dengan kata yang tidak diikuti kata yang bersifat konkrit maupun abstrak, yang tidak menunjukkan tempat. Adapun kaidah penulisannya sama dengan kata “di” hanya berbeda dalam pengunaannya saja. Contoh :

  • Pada saat itu saya sedang tidur
  • Pada akhirnya dia lulus
  • Pada siapa aku berharap
  • Padahal aku sudah memberitahunya
  • Mereka pada ngapain sih

Kamu bisa membaca artike tentang kaidah bahasa indonesia di PUEBI atau di badanbahasa.kemdikbud.go.id.

Demikian artikel tentang penulisan kata depan yang sesuai dengan EYD. Semoga membenatu dan menambah wawasan kalian. sampai jumpa di artikel berikutnya.

Sumber Gambar : Image by Free-Photos from Pixabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *