Connect with us

Filsafat

Filosofi Watak Orang yang Lahir Hari Jumat Wage

Avatar

Published

on

watak orang jumat wage
Image by LoggaWiggler from Pixabay

Masyarakat Indonesia kaya akan ragam budaya dan adat-istiadat. Berbagai adat kepercayaan bagi sebagian orang masih dianggap sesuatu yang benar akan terjadi. Di jawa contohnya, banyak masyarakat yang masih percaya dengan adat-istiadat lama. Seperti menilai karakter seseorang berdasarkan hari lahirnya. Tuhan memang telah menciptakan manusia dengan berbagai karakter yang berbeda dan ada pula yang mempunyai kesamaan. Namun bagi masyarakat jawa, karakter seseorang bisa dilihat dari hari lahir dan pasarannya.
 
Penulis mengangkat tema ini karena dalam berinteraksi dengan beberapa orang mendapat keunikan tersendiri. Penulis mendapati seseorang yang sikap dan cara berinteraksi dengan orang lain  sangat unik sekali, bisa juga dikatakan rewel, cerewet, keras kepala, dan setelah ditanyakan kepada orangnya ternyata dia lahir pada hari jumat wage.  Saya pun mencari informasi mengenai karakter-karater orang yang lahir di hari jumat wage. Dan mendapatkan penjabaran sebagai berikut.
watak orang jumat wage

Image by LoggaWiggler from Pixabay

Jumat Wage

Tuhan menciptakan manusia dengan beragam karakter dan sifat. Setiap orang mempunyai karakter yang berbeda satu sama lain, namun ada pula kesamaannya. Perbedaan dan persamaan tersebut membuat orang jawa zaman dahulu membuat perhitungan hari dan pasaran yang disebut dengan weton. Menurut kepercayaan orang jawa, dan informasi yang saya dapatkan, dilihat dari pengamatan serta wawancara kepada beberapa orang yang lahir pada jumat wage, watak seseorang yang lahir pada jumat wage adalah sebagai berikut :

Jumat

  • Suka Menasehati
  • Suka memberi
  • Senang mencari kepandaian
  • Halus
  • Suka terhadap sanak saudara
  • Banyak sahabat yang mencintainya
  • Suka berbicara

Wage

  • Menarik tapi angkuh
  • Banyak bicara
  • Setia dan penurut
  • Perlu dibantu orang lain
  • Kaku hati
  • Keras hati
  • Suka kemewahan
  • Baik hati
  • Ramah
  • Mudah bergaul
  • Jujur
  • Mempunyai niat baik

Jumat Wage

  • Banyak bicara
  • Tepat pembicaraannya
  • Ikhlas
  • Terus terang
  • Selalu berhati-hati
  • Sering mendapatkan rintangan
  • Galak
  • Tegas
  • Sensitif
  • Kurang punya pendirian
  • Tegar
  • Rendah hati
  • Cengeng
  • Sabar
  • Seenaknya sendiri
  • Mudah bersimpati
  • Suka menolong
Tidak suka membesar-besarkan kemampuan diri sendiri kepada orang lain
Data di atas berdasarkan keterangan dari berbagai narasumber yang lahir pada hari jumat wage maupun yang mempunyai saudara yang lahir pada hari jumat wage.  Meski begitu tidak semua orang yang lahir pada hari jumat wage mempunyai semua sifat itu, akan tetapi kebanyakan besar memiliki beberapa sifat dan karakter seperti data di atas. Secara umum orang yang lahir pada hari jumat wage ialah orang yang suka berbicara.
 
Mereka yang lahir pada hari jumat wage ketika sedang berbicara atau berdebat mereka tidak ingin kalah argumen dengan lawan bicara. Namun tidak semua hal mereka perdebatkan dengan sengit, hanya hal-hal yang berbobot saja yang mereka tidak ingin kalah dalam berargumen.
Orang yang lahir pada hari juat wage menganggap bahwa berbicara dalah perealisasian pikiran untuk mencurahkan ide-ide atau gagasan yang membangun, mereka merasa denga begitu mereka bisa membuat nyaman orang sekitarnya.
 
Keras Kepala, selain banyak bicara mereka juga kebanyakan keras kepala. Tapi menurut mereka, mereka bukanlah keras kepala hanya teguh dengan pendirian dan kepercayaan mereka, sehingga mereka sulit menerima kritik dan saran dari orang lain. Tak jarang mereka kewelehatau kemakan omongannya sendiri, dan mereka sadar dengan hal itu.
 
Weton seseorang memang tak selamanya mencerminkan watak seseorang seseuai denga n kepercayaan yang ada. Akan tetapi kebanyakan besar seseorang dengan weton yang sama memiliki beberapa karakter dan watak yang sama pula. Untuk itu ada baiknya kita mengetahui hal tersebut hanya sebatas tahu saja, bukan sebagai patokan untuk menilai.


Penulis : Fajril Lu’luil Maknu – Pati
Continue Reading
Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Avatar

    Fajril Lu'lu'il Maknun

    Desember 7, 2019 at 11:10 am

    Admin keren..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Filsafat

Mitos Ibu Hamil dan Perawan Dilarang Makan PIsang Dempet

Avatar

Published

on

mitos pisang dempet
Image by Clker-Free-Vector-Images from Pixabay

albabbarrosa.com – Mitos Pisang Dempet Tidak Baik Untuk Ibu Hamil dan Perawan

Masyarakat jawa masih cukup kuat memegang kepercayaan berdasarkan mitos yang diperoleh darai para tetuanya. Mitos-mitos tersebut umumnya berkembang di daerah pedesaan, dimana mereka tidak terlalu banyak tersentuh ilmu pengetahuan dan teknologi yang terbarukan.
 
Budaya jawa meberlakukan banyak mitos mengenai wanita hamil mulai dari makanan, keseharian, tindak tanduk, ataupun semua hal yang terkait dengan keseharian si ibu hamil ataupun si bayi.

Pada dasarnya, tujuan orang terdahulu membuat mitos-mitos tersebut, salah satunya mitos yang berkaitan dengan ibu hamil hanyalah supaya ibu hamil maupun suaminya dapat menjaga kehamilan dengan baik. Tujuannya dalah untuk menyiapkan kehamilan yang sehat, sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
 
Pada saat hamil, seorang wanita tidak hanya memikirkan kebutuhan gizi bagi dirinya sendiri melainkan juga memikirkan gizi bagi janin yang dikandungnya. Asupan makanan adalah faktor penting bagi pemenuhan zat gizi yang cukup dan seimbang bagi ibu hamil. Ibu hamil seharusnya memiliki susunan makanan yang disesuaikan dengan usia kehamilannya sebab ibu hamil biasanya akan mengalami permasalahan ataupun peningkatan kebutuhan zat gizi yang berbeda pada masa usia kehamilan yang berbeda.
 
Kepercayaan dimasyarakat jawa mengenai suatu bahan pangan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil justru mempengaruhi asupan gizi bagi ibu hamil. Padahal dari segi medis boleh jadi bahan pangan tersebut sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena kandungan zat gizinya yang lengkap atapun tepat bagi perkembangan janin.
 
Ngidam merupakan perilaku khas perempuan yang sedang hamil yang menginginkan sesuatu, makanan, atau sifat tertentu terutama di awal kehamilannay, jika tidak dituruti ada mitos yang tidak baik untuk kelahiran anak tersebut.

Mitos Ibu Hamil Dilarang Makan Pisang Dempet

Kita banyak mendengar kepercayaan atau mitos tentang ibu hamil atau seorang perawan tifdak boleh memakan pisang dempet. Pisang dempet ini sering ditemukan pada kebanyakan jenis pisang. Biasanya terdapat hampir disetiap tandan pisang ada saja pisang yang berbentuk dempet (dua pisang yang menempel menjadi satu. Larangan makan pisang tersebut bukan hanya untuk ibu hamil saja, ternyata suaminya juga tidak boleh memakan pisang tersebut.
 
Larangan memakan pisang dempet sangatlah penting untuk diketahui oleh ibu hamil ataupun permpuan yang belum menikah. Mitos mengatakan, jika memakan pisang dempet maka nanti ketika melahirkan, ia akan melahirkan anak kembar siam. Kembar siam adalah keadaan dua anak yang lahir bersamaan dalam kedaan tubuh mereka saling menempel.
 
Jika par ibu hamil ngidam pisang dan hanya da pisang dempet dan tidak ada pisang lain, maka biar tidak terjadi apa-apa, maka dibelahlan itu pisang menjadi dua bagian. Namun lebih baik jika tidak memakan pisang dempet.
 
Menurut Ibu Khilatul, ada baiknya pisang yang sudah dibelah tersebut tidak dimakan semuanya, melainkan dengan cara yang satu dimakan si ibu hamil atau perawan dan yang satunya dimakan orang lain. Hal ini untuk menghindari lahirnya anak kembar dempet.
 
Namun menurut medis, tidaklah ada hubungannya dengan kehamilan dan kelahiran jabang bayi. Menurut medis, kembar dempet terjadi karena adanya dua sel telur di dalamnya, atau mungkin karena faktor keturunan.
 
Pisang sendiri mempunyai banyak manfaat, antara lain ; mengamdung vitamin B6, bagus untuk meningkatkan pertumbuham hemogoblin, mengatasi gangguan sembelit, berkhasiat dalam membantu pencernaan, sebagai obat diare alami, sebagai oralit alami untuk ibu hamil dan bayinya, sebagai sumber kalsium, kaya dengan protein, kaya akan karbohidrat, menjaga gula darah dan kolesterol, mengandung anti oksidan, menjaga gula darah dan kolesterol, berpengaruh baik untuk menyusui, meningkatkan nafsu makan, dan menurunkan berat badan setelah melahirkan.
 
Mitos ada benar ada tidaknya, jika kita percaya maka akan terjadi dan jika kita tidak percaya maka tidak akan terjadi.
Penulis : Ulfatul Muzakkiyah – Pati
Continue Reading

Filsafat

Mitos Tidur Setelah Ashar Menurut Islam Tidak Baik Untuk Kesehatan

Avatar

Published

on

mitos tidur setelah ashar
Pernahkah kamu tidur sore? Saya rasa setiap orang pasti pernah tidur sore. Tapi, apakah kamu tahu bahwa tidur sore memiliki efek yang sangat buruk bagi kesehatanterutama daya ingat atau pikiran?. Ternyata fakyta seperti itu bisa jadi benar karena penulis juga pernah merasakan kepala pusing dan lupa waktu ketika terbangun stelah tidur ashar, padahal tubuh juga dalam keadaan vapek dan memang sangat memerlukan waktu untuk tidur sejenak atau sekedar istirahat.
 
 
Image by Free-Photos from Pixabay


Mitos tidur setelah ashar bikin lupa waktu?

Mungkin ada benarnya, penulis sendiri pernah mengalami lupa waktu setelah tidur di jam-jam waktu ashar (14:45-17:30). Pernah suatu ketika saya sangat kelelahan karena sekolah mulai pagi hingga sore hari, ketika sampai dirumah saya tidak bisa menahan kantuk yang sudah sedari tadi. Saat itu orang tua saya melarang saya untuk tidur melihat waktu sudah sore. Alasannya adalah karena tidak elok, Ga ilok “pamali” namun saya tetap memaksakan untuk tidur.
 
Benar sekali, setelah bangun saya buru-buru melihat jam dan bersiap-siap ke kamar mandi , karena saya kira saya bangun jam 5 lebih 15 subuh. Adek saya yang melihat saya seperti orang linglung pun tertawa. Saat itulah saya sadar ternyata saat itu adalah jam 5 sore. Yang berarti saya hanya tertidur sekitar satu setengah jam saja, namun saya merasa sudah tertidur sampai subuh hari.
 
Ada certa lain tentang tidur setelah ashar, cerita tentang adik saya yang juga tidur saat jam-jam waktu ashar atau sore hari. Ketika dia terbangun dia nampak seperti orang linglung. Matanya sudah tidak menunjukkan kantuk, tapi ketika di ajak bicara ternyata jawabannya malah tidak nyambung, antara sadar dan tidak sadarkan diri ketika bicara.
 
Menurut bberapa informasi yang saya peroleh, tidur sore dapat menyebabkan beberapa penyakit. Sebagian ulama juga memakruhkan tidur sore berdasarkan hadits dla’if (lemah) dri Ibnu Hibban yaitu; “barang siapa tidur setelah Ashar, lalu akalnya dicuri “hilang ingatan” maka jangan sekali-kali ia mencela selain dirinya sendiri.

Adapaun waktu tidur dibagi menjadi tiga

 
  • Khuluq adalah tidur saat tengah hari, jam 12 siang setelah sholat dzuhur. Dsebut khuluq (akhlaq) karena itu adalah kebiasaan Rasulullah SAW.
  • Khuruq (perusak) tidur pada waktu dzuha, yaitu pagi hari ketika matahari mulai menyingsing. Tidur di pagi hari juga menjadi penghambat datangnya rizki.
  • Humuq (kebodohan) adalah tidur di waktu Ashar yaitu mulai jam 14:45 – 17:30.

 

Tidur di sore hari tidak disarankan karena kawatir nantinya bangun pada waktu hari sudah malam, hal tersebut dapat menggangu jam biologis tubuh kita, dimana kita tidur saat matahari masih bersinar dan terbangun saat matahari sudah terbenam.
 
Dalam kajian psikologi, tidur sore dapat menggangu bioritme manusia normal, yag memicu perubahan negatif dalam hormon.karena proses bangun setelah tidur sore sendiri membenbankan stress tertentu pada tubuh, kemudian dapat mempengaruhi kadar gula darah, dan mungkin menyebabkan diabetes. Dan juga sinar ultraviolet matahari yang mengarah saat tenggelam tidak baik untuk syaraf diam.

Dampak negatif yang ditimbulkan ketika tidur sore

 
  • Tidur sore dapat menyebabkan terkena penyakit liver apalagi yang mempunyai riwayat hepatitis.
  • Tidur sore menurut penilitian bisa menyebabkan gila, berawal dari linglung, bingung, kemudian gila pelan-pelan.
  • Jam 3 sampai jam setengah 7 malam, saat itu matahari mengeluarkan sinar gamma yang berbahaya.
  • Kata orang tua dulu, tidur sore itu tidak elok, ga ilok dan pamali.
  • Dapat mengakibatkan stress pada bagian tubuh tertentu. Ada peneliti yang mengatakan bahwa tidur sore dapat menyebabkan mimpi buruk.
  • Menurut kedokteran, tidur sore dapat mengganggu pertumbuhan mental dan kinerja syaraf otak. Selain itu seseorang yang tidur sore nanti malam dikhawatirkan tidak bisa bangun lagi.

 

Tidur setelah ashar menurut pandangan islam

Terdapat dua pendapat yang masyhur dikalangan ulama tentang tidur stelah ashar atau tidur di sore hari.
 
  • Hukumnya makruh sebagaimana yang disebutkan oleh banyak fuqoha’ dalam kitab-kitab fiqih mereka. Sebagian yang lain berdalil dengan hadits dlaif diatas. Ada juga ynag berdalil dengan sebagian ucapan para salaf dan ilmu kesehatan.
  • Membolehkan tidur setelah ashar. Karena hukum asal tidur adalah mubah, dan tidak ada hadits sahih yang melarangnya. Padahal hukum syari itu diambil dari hadits-hadits sahih, bukan dari hadits lemah apalagi palsu, dan tidak pula ditetapkan dari pendapat pendapat manusia.

 

Sementara menurut ulama salaf yang melarangnya, maka yang dimaksud adalah kemakruhan (tidak disuka atau tidak di anjurkan) ditinjau dari sisi kesehatan buikan dari sisi syar’i. Yakni pada zaman dahulu dikalangan bangsa arab dan para tabib terdahulu, tidur setelah ashar itu tidak baik untuk kesehatan. Maka merekame makruhkan tidur setelah ashar agar badan mereka tidak sakit.
 

Maka urusan ini dikembalikan kepada dokter atau ahli kesehatan, jika benar tidur sore menyebabkan beberapa bahaya untuk kesehatan, maka seseorang tidak diperbolehkan melakukan sesuatu yang membahayakan dirinya dalam kasus ini adalah tidur setelah ashar.

Penulis : Fatimah Az-zahra – Kudus

Nah itulah sedikit penjelasan tentang mitos tidur setelah ashar. Semoga bermanfaat. Kunjungi terus albabbarrosa.com ya. Treimakasih.

Continue Reading

Filsafat

Filsafat Tradisi Bubur Merah Putih Untuk Wetonan

Avatar

Published

on

filsafat bubur merah
Bubur merah (bubur coklat) adalah bubur yang terbuat dari nasi putih dan dicampur gula jawa sebagai pewarna merah (coklat). Sedangkan bubur putih terbuat dari nasi putih yang diberi campuran santan dan taburan daun pandan.  Sebenarnya bubur merah tidak berwarna merah layaknya warna merah yang ada, melainkan berwarna agak keclokatan karena diberi campuran gula jawa.
 
Masyarakat jawa memercayai jika weton kelahiran itu lebih bagus jika dibancai (diselameti, bentuk syukur) dengan bubur merah dan putih. Dengan tujuan untuk mengingatkan kita atas runtutan proses sampai kita lahir, yaitu menyatunya bapak dan ibu yang dilambangkan dengan bubur merah dan putih.

Filsafat Bubur Merah Putih

Photo From : EvarMR Pinterest

Bubur merah dan putih ini dimaksudkan sebagai lambang kehidupan manusia yang tercipta dari air kehidupan orang tuanya. Yakni bersatunya sperma yang dilambangkan dengan warna putih dan ovum yang dilambangkan dengan warna merah.
 
Bubur merah dan bubur putih diartikan sebagai simbol terjadinya anak, karena bersatunya darah dari ayah dan ibu. Maka dari itu maksud dari sajen bubur merah dan bubur putih ketika acara wetonan adalah sebagai bentuk setiap orang untuk menghormati orang tuanya.
 
Berbeda lagi ketika saya bertanya kepada simbah saya yang bernama Suwaji  berumur 65 tahun, bahwa makna atau filosofi bubur merah putih adalah sebagai lambang keberanian dan kesucian. Warna merah melambangkan keberanian dan warna putih melambangkan kesucian.
 
Pada acara pemberian nama menurut tradisi jawa, bubur merah putih tidakp ernah lepas, karena bubur ini sebagai simbol harapan kedua orang tua untuk anaknya. Agar kelak anak tersebut memiliki keseimbangan antara sifat pemberani dan sifat suci atau baik hati.
 
Sedangkan pada momen pendirian rumah, kedua bubur ini sering disandingkan dengan dengan bendera merah putih  dan makanan lainnya. Makna dari kedua bubur ini pun sedikit bergeser, yaitu sebagai simbol cinta terhadap tanah air yang ditinggali. Baca juga filosofi  tradisi tentang pemasangan bendera merah putih di atap rumah.

Tradisi Wetonan

Photo From : Budayajawa.id
 
Manfat dan tujuan wetoan dalah “ngopahi sing momong – memeberi upah kepada yang mengasuh” , karena orang jawa percaya dan memahami bahswa setiap anak yang lahir ada yang ‘mengasuh” (sedulur tuwo) sejak lahir. Sedulur tuwo bertugas membimbing dan mengarahkan agar seseorang tidak salah langkah. Sedulur tuwo dengan sebisanya akan menjaga kita agar bisa terhindar dari perilaku yang keliru, tidak tepat, ceroboh, dan merugikan. Antara sedulur tuwo dan yang diasuh sering kali terjadi tarik menarik.
 
Sedulur tuwo menggerakkan kearah kareping rasa, atau mengajak kepada hal-hal baik dan positif, sementara kita (yang diasuh) cenderung menuruti rasaning karep atau ingin melakukan hal-hal semaunya sendiri, menuruti keinginan nafsu. Antara sedulur tuwo dan yang diasuh terjadi tarik menarik. Dalam tarik menarik ini sedulur tuwo tidak selalu memenangkan pertarungan itu, alias lebih memilih untuk mengalah.
 
Kepercayaan jawa mengatakan bancakan weton (bentuk bersyukur atas kelahirannya) dilakukan pada malam hari weton ada juga yang dilakukan di pagi hari. Weton merupakankombinasi hari penanggalan masehi dan hari penanggalan jawa. Kalau penanggalan masehi punya hari ahad-sabtu, maka penanggalan jawa mengenal istilah pasaran, yaitu : Legi, Pahing, Pon, Wage Kliwon.
 
Wetonan itu mirip dengan ulang tahun, tetapi bisa terjadi 9 sampai 10 kali dalam setahun. Tradisi wetonan didasarkan pada kalender jawa ditambah dengan harinya. Siklus tersebut terjadi setiap 36 hari sekali. Misalnya kamu lahir di hari Senin kebetulan bertepatan dengan pasaran Legi, berarti weton kamu senin lagi. Dan siklus senin legi ini akan terulang lagi setiap 36 hari. Jadi pada hari ke-36 itulah weton kamu dirayakan.
 
Namun tidak semua orang merayakan weton setiap 36 hari, kebanyakan hanya merayakan ketika bertepatan dengan acara lain, atau ketika sedang mendapat banyak rejeki. Perayaannya pun berbeda-beda, ada yang cukup dengan merenung dan berdoa, ada juga yang membagi-bagikan makanan kepada tetangga. Bagi mereka yang kebetulan banyak rejeki acara wetonan bisa berupa acara sosial dan berdoa bersama.
 
Hal yang selalu hadir ketika acara wetonan adalah bubur merah dan bubur putih dengan maksud seperti yang dibahas di atas. Hanya saja sekarang kayaknya sudah semakin berkurang, karena orang –orang terdahulu sudah banyak yang meninggal dan digantikan orang-orang milenial.
 
Nah itulah ulasan singkat tentang filosofi bubur merah putih pada tradisi wetonan. Semoga memberikan wawasan baru dan semoga bermanfaat.
Continue Reading

Trending